LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Riset Terapan 2026 untuk Penguatan Ekonomi Lokal Sulawesi Tenggara

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), secara resmi meluncurkan Program Riset Terapan 2026 pada Selasa, 1 April 2026, di Aula Utama Kampus Pusat Jalan Sultan Hasanuddin. Inisiatif strategis ini dirancang untuk mengakselerasi pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan ekonomi lokal Sulawesi Tenggara.

Kehadiran Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muh. Ridwan, M.Sc., beserta para dekan fakultas, kepala departemen, dan lebih dari 200 peneliti dari berbagai disiplin ilmu menjadi bukti komitmen institusi terhadap pengembangan ekosistem riset yang berkelanjutan. Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta stakeholder industri lokal.

Latar Belakang Program Riset Strategis

Selama tiga tahun terakhir, LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengelola lebih dari 150 proyek penelitian dengan berbagai tingkatan pendanaan. Namun, pimpinan kampus menyadari bahwa penelitian akademis harus lebih berorientasi pada aplikasi praktis yang dapat langsung memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kesadaran ini menjadi alasan utama pengembangan program riset terapan yang lebih terstruktur dan berorientasi pada hasil.

“Universitas bukan hanya tempat menghasilkan pengetahuan abstrak, tetapi juga harus menjadi motor penggerak inovasi yang memberdayakan komunitas lokal,” ujar Prof. Dr. Ir. H. Muh. Ridwan dalam sambutannya di hadapan peserta acara peluncuran.

Program Riset Terapan 2026 ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang universitas untuk meningkatkan positioning sebagai perguruan tinggi penelitian yang responsif terhadap tantangan pembangunan regional. Dengan fokus pada lima pilar utama, program ini diharapkan dapat menghasilkan minimal 50 publikasi ilmiah berkualitas internasional, 15 hak paten, dan 10 produk inovasi yang siap komersial dalam tahun fiskal 2026.

Struktur dan Fokus Program

Program Riset Terapan 2026 dirancang dengan lima pilar utama yang sesuai dengan potensi ekonomi dan kebutuhan pengembangan Sulawesi Tenggara. Pertama adalah Riset Maritim dan Perikanan Berkelanjutan, yang fokus pada peningkatan produktivitas perikanan tangkap, budidaya laut, dan pengelolaan sumber daya pesisir. Pilar kedua adalah Pengembangan Pertanian Modern dan Agroindustri, yang menargetkan optimalisasi produksi pertanian lokal melalui teknologi pertanian presisi dan manajemen hasil panen.

Pilar ketiga adalah Energi Terbarukan dan Keberlanjutan Lingkungan, mencakup penelitian tentang potensi energi surya, energi angin, dan pemanfaatan biomassa lokal. Pilar keempat fokus pada Ekonomi Kreatif dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sementara pilar kelima adalah Kesehatan Masyarakat dan Teknologi Biomedis.

Setiap pilar didukung dengan alokasi pendanaan yang signifikan, dengan total investasi sebesar Rp 4,8 miliar untuk tahun 2026. Pendanaan ini berasal dari sumber internal universitas, beasiswa penelitian nasional, dan kontribusi dari mitra industri.

“Kami tidak hanya memberikan dana kepada peneliti, tetapi juga memfasilitasi mereka dengan infrastruktur laboratorium modern, akses ke database internasional, dan mentoring dari para ahli di bidangnya,” jelaskan Dr. Hj. Siti Aminah, Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam penjelasan teknis program kepada wartawan usai acara peluncuran.

Mekanisme dan Kriteria Seleksi

Proses seleksi proposal penelitian dalam Program Riset Terapan 2026 mengadopsi standar internasional dengan melibatkan peer review dari panel ahli independen. Setiap proposal harus memenuhi kriteria kejelasan tujuan penelitian, relevansi dengan pilar program, feasibility teknis, potensi dampak ekonomi atau sosial, dan komitmen pihak industri atau komunitas sebagai pengguna hasil riset.

Dr. Bambang Suryanto, Ketua Komite Seleksi LPPM, menjelaskan bahwa mekanisme seleksi tahun ini diperkuat dengan partisipasi langsung dari industri dan pemerintah daerah dalam proses evaluasi. “Ini memastikan bahwa riset yang kami danai benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar dan pembangunan daerah. Kami menginginkan riset yang tidak hanya akademis, tetapi juga praktis dan menguntungkan,” ujarnya.

Penetapan kelayakan pendanaan juga mempertimbangkan track record peneliti, kelengkapan proposal, dan ketersediaan matching fund dari pihak industri atau institusi lain. Bagi proposal dengan potensi komersial tinggi, universitas menyediakan dukungan tambahan berupa inkubasi bisnis dan fasilitasi paten.

Cerita Sukses dan Inspirasi dari Penelitian Sebelumnya

Untuk menunjukkan komitmen terhadap penelitian terapan, universitas mempresentasikan beberapa proyek penelitian sukses dari tahun-tahun sebelumnya yang telah menghasilkan dampak nyata. Salah satunya adalah penelitian tentang Pengembangan Bibit Ikan Lele Unggul yang dipimpin oleh Dr. Samsul Bahri dari Fakultas Pertanian dan Perikanan.

“Pada awalnya, kami meneliti karakteristik genetik ikan lele lokal untuk meningkatkan produktivitas. Hasilnya, kami berhasil mengembangkan bibit lele yang pertumbuhannya 25 persen lebih cepat dan tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi. Kini, petani ikan lokal menggunakan bibit hasil penelitian kami, dan mereka melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen per siklus pemeliharaan,” berita Dr. Samsul Bahri dengan penuh kebanggaan.

Contoh lainnya adalah Teknologi Pengolahan Minyak Kelapa Kopra Ramah Lingkungan yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Fakultas Teknik. Produk ini telah diproduksi oleh tiga kelompok UMKM di Kabupaten Muna dan menghasilkan nilai tambah produk hingga 300 persen.

Kisah-kisah sukses ini menginspirasi peneliti muda untuk terus berinovasi dan mengembangkan riset yang memberikan dampak sosial-ekonomi yang terukur.

Dukungan Infrastruktur dan Sumber Daya

Untuk mendukung pelaksanaan Program Riset Terapan 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengupgrade infrastruktur laboratorium dan fasilitas penelitian di berbagai fakultas. Laboratorium Bioteknologi Kelautan di Fakultas Pertanian dan Perikanan dilengkapi dengan peralatan spektrometri terkini, sementara Laboratorium Teknologi Proses di Fakultas Teknik mendapatkan unit mesin pengolahan otomatis senilai Rp 850 juta.

Selain infrastruktur fisik, universitas juga menyediakan dukungan administratif melalui kantor LPPM yang telah diperluas. Tim staf LPPM yang semula berjumlah 8 orang bertambah menjadi 15 orang, dengan penambahan divisi khusus untuk pendampingan hak kekayaan intelektual dan manajemen kemitraan penelitian.

“Kami percaya bahwa peneliti yang terbaik sekalipun membutuhkan dukungan administratif dan teknis yang memadai untuk menghasilkan riset berkualitas. Oleh karena itu, investasi pada sumber daya manusia LPPM adalah prioritas kami,” jelas Prof. Dr. Ir. H. Muh. Ridwan.

Target dan Harapan ke Depan

Dalam dokumen rencana strategis program yang disebar kepada peserta, universitas menetapkan target ambisius namun realistis untuk tahun 2026. Target tersebut meliputi:

1. Publikasi Ilmiah: Minimal 50 artikel dalam jurnal bereputasi, dengan fokus pada jurnal terindeks Scopus atau Web of Science.

2. Paten dan Hak Kekayaan Intelektual: 15 permohonan paten dan sertifikat hak cipta untuk produk atau proses inovatif.

3. Produk Inovasi Siap Komersial: 10 produk atau layanan yang telah melalui uji coba lapangan dan siap dipasarkan.

4. Kemitraan Industri: Penandatanganan 20 perjanjian kerja sama penelitian dengan industri atau organisasi lokal.

5. Peningkatan Kapasitas Peneliti: Pelatihan atau sertifikasi internasional untuk 50 peneliti dalam metodologi penelitian terapan dan manajemen inovasi.

Tantangan dan Rencana Mitigasi

Meskipun optimis, pimpinan LPPM juga mengakui bahwa program ini menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan pendanaan untuk penelitian jangka panjang yang memerlukan investasi besar. Untuk mengatasinya, universitas telah memulai diskusi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengakses program pendanaan nasional yang lebih besar.

Tantangan lainnya adalah ketersediaan peneliti muda dengan kompetensi metodologi penelitian terapan yang kuat. Program ini merespons dengan menyediakan beasiswa untuk peneliti muda untuk mengikuti pelatihan metodologi penelitian di universitas terkemuka, baik domestik maupun internasional.

“Kami juga membuka peluang kolaborasi dengan universitas mitra di luar negeri, terutama untuk penelitian yang memerlukan keahlian spesifik,” kata Dr. Hj. Siti Aminah.

Respons dari Stakeholder dan Industri

Kehadiran perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta beberapa pimpinan industri lokal menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inisiatif universitas. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Hariyanto, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung program ini melalui berbagai mekanisme.

“Penelitian terapan yang dihasilkan Universitas Muhammadiyah Kendari sangat sejalan dengan prioritas pembangunan ekonomi lokal. Pemerintah daerah siap memberikan fasilitas dan akses pasar untuk produk-produk inovasi yang lahir dari riset di universitas ini,” ujar Ir. Hariyanto dalam kesempatan yang sama.

Dari sektor industri, Direktur PT Mina Jaya Nelayan, Bapak Muhammad Rizki, mengungkapkan kesediaan perusahaannya untuk menjadi mitra dalam penelitian pengembangan teknologi penangkapan ikan yang berkelanjutan. “Industri perikanan kita membutuhkan inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Kolaborasi dengan universitas adalah langkah yang tepat,” katanya.

Dampak yang Diharapkan

Lebih jauh, Program Riset Terapan 2026 diharapkan akan memberikan dampak jangka pendek dan jangka panjang bagi berbagai stakeholder. Bagi universitas, program ini akan meningkatkan positioning sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Bagi peneliti, program ini membuka peluang lebih besar untuk melaksanakan riset yang bermakna dan berpotensi menghasilkan publikasi internasional.

Bagi masyarakat dan industri lokal, diharapkan penelitian ini akan menghasilkan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan fokus pada sektor maritim dan pertanian, program ini diproyeksikan dapat berkontribusi pada peningkatan nilai tambah produk lokal hingga 2-3 miliar rupiah dalam tiga tahun ke depan.

Penutup

Peluncuran Program Riset Terapan 2026 oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen konkret universitas untuk menjadi aktor perubahan dalam pembangunan Sulawesi Tenggara. Dengan struktur program yang jelas, pendanaan yang memadai, infrastruktur yang terus ditingkatkan, dan dukungan dari berbagai stakeholder, program ini memiliki peluang besar untuk mencapai target dan memberikan dampak positif yang signifikan.

Sebagaimana dinyatakan oleh Prof. Dr. Ir. H. Muh. Ridwan dalam penutup acara, “Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang memberdayakan masyarakat. Program Riset Terapan 2026 adalah wujud nyata komitmen tersebut.”

Dengan momentum peluncuran program ini, diharapkan universitas dan seluruh stakeholder siap melangkah maju menuju era baru penelitian yang lebih produktif, aplikatif, dan berdampak pada pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Kata Kunci: LPPM, Universitas Muhammadiyah Kendari, riset terapan, inovasi, penelitian, Kendari, ekonomi lokal

More From Author

LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya Terbesar, Libatkan Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Fakultas

LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Tiga Penelitian Inovatif untuk Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw