KENDARI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meluncurkan tiga penelitian inovatif yang melibatkan kolaborasi intensif antara dosen peneliti dan mahasiswa tingkat akhir pada Rabu, 03 April 2026. Ketiga proyek penelitian tersebut dirancang khusus untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sosial, lingkungan, dan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Peluncuran yang diselenggarakan di Aula Utama Kampus Kendari ini menandai komitmen serius institusi pendidikan terkemuka di Kendari dalam meningkatkan kontribusi akademik dan praktis bagi masyarakat lokal. Acara yang dihadiri oleh pimpinan universitas, para dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari berbagai stakeholder lokal ini menampilkan presentasi mendalam tentang metodologi, timeline implementasi, dan target capaian dari ketiga proyek penelitian tersebut.
### Tiga Penelitian Inovatif yang Diluncurkan
Ketiga penelitian inovatif yang menjadi fokus peluncuran LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari mencakup beberapa disiplin ilmu yang berbeda namun saling melengkapi dalam konteks pembangunan regional. Penelitian pertama berjudul “Optimalisasi Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan di Wilayah Pesisir Kendari sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Nelayan Lokal” dipimpin oleh Dr. Irfan Harahap, S.T., M.Sc., dari Fakultas Pertanian dan Sumber Daya Laut.
Penelitian ini melibatkan 15 mahasiswa tingkat akhir program studi Agribisnis dan Manajemen Sumber Daya Perikanan. Dengan durasi penelitian selama 18 bulan, tim peneliti akan mengeksplorasi teknik-teknik modern dalam budidaya rumput laut sambil tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan laut. Fokus utama penelitian mencakup pengembangan protokol budidaya yang ramah lingkungan, pelatihan intensif bagi nelayan setempat, dan penciptaan sistem manajemen pemasaran yang efektif untuk meningkatkan nilai tambah produk rumput laut.
Penelitian kedua bernama “Implementasi Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Sistem Pengelolaan Sampah Pintar di Kota Kendari” dipimpin oleh Dr. Bambang Suryanto, S.Kom., M.T., dari Fakultas Teknik dan Informatika. Proyek ambisius ini melibatkan 12 mahasiswa dari program studi Teknik Informatika dan akan berjalan selama 20 bulan. Penelitian ini akan mengembangkan prototipe sistem pengumpulan sampah berbasis sensor IoT yang dapat memantau kapasitas tempat sampah secara real-time dan mengoptimalkan rute pengumpulan sampah.
Penelitian ketiga, “Edukasi Keuangan Syariah dan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa-Desa Terpencil Kabupaten Konawe,” dipimpin oleh Dr. Siti Nurhaliza, M.E., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Melibatkan 18 mahasiswa dari program studi Ekonomi Islam dan Akuntansi Syariah, penelitian ini akan berlangsung selama 16 bulan dan bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di tingkat grassroots sambil memberdayakan UMKM lokal melalui akses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.
### Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Dalam sambutannya pada acara peluncuran, Prof. Dr. H. Abdul Mutalib Malik, M.Hum., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menekankan pentingnya penelitian berbasis kebutuhan masyarakat dalam kurikulum akademik universitas. “Penelitian adalah jantung dari universitas yang hidup dan relevan. Kami sangat percaya bahwa ketiga proyek penelitian ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Sulawesi Tenggara,” ujar Rektor Mutalib dalam wawancara eksklusif setelah acara peluncuran.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa universitas telah mengalokasikan dana penelitian khusus sebesar Rp 2,5 miliar untuk mendukung ketiga proyek ini. Alokasi dana ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi. “Kami juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pemerintah dan swasta untuk memastikan hasil penelitian ini dapat langsung diimplementasikan di lapangan,” tambahnya.
Dr. Hj. Rosmini, M.Pd., Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan paparan detail mengenai mekanisme pelaksanaan dan monitoring penelitian. Menurut Dr. Rosmini, setiap penelitian akan melalui tiga tahap evaluasi ketat untuk memastikan kualitas akademik dan relevansi praktis. “Kami percaya bahwa penelitian berkualitas tinggi adalah hasil dari kombinasi antara bimbingan dosen yang intensif dan dedikasi mahasiswa yang tinggi. Oleh karena itu, sistem mentoring dalam ketiga proyek ini dirancang sangat komprehensif,” jelas Dr. Rosmini.
### Metodologi dan Capaian yang Diharapkan
Penelitian tentang optimalisasi budidaya rumput laut berkelanjutan akan menggunakan pendekatan mixed-method yang menggabungkan riset kualitatif dan kuantitatif. Dr. Irfan Harahap menjelaskan bahwa tim peneliti akan melakukan survei lapangan di tiga lokasi utama pesisir Kendari, yakni Desa Wawonii, Desa Alabio, dan Desa Poasia. “Kami akan bekerja sama langsung dengan kelompok tani rumput laut setempat untuk mengidentifikasi permasalahan yang mereka hadapi dan kemudian mengembangkan solusi yang tepat sasaran,” ujar Dr. Harahap.
Target capaian penelitian pertama ini mencakup pengembangan tiga protokol budidaya rumput laut yang telah teruji, pelatihan bagi minimal 100 nelayan dan petani rumput laut, serta peningkatan pendapatan nelayan setidaknya sebesar 35% dalam waktu 12 bulan setelah implementasi. Selain itu, penelitian ini juga akan menghasilkan panduan teknis yang dapat diakses oleh masyarakat luas dan setidaknya tiga publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi.
Untuk penelitian kedua tentang sistem pengelolaan sampah pintar berbasis IoT, Dr. Bambang Suryanto menjelaskan bahwa tim akan mengembangkan platform terintegrasi yang menghubungkan sensor pada tempat sampah, aplikasi mobile untuk petugas pengumpul sampah, dan dashboard monitoring untuk dinas kebersihan kota. “Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasional pengumpulan sampah hingga 40% dan meningkatkan efisiensi rute pengumpulan sampah,” kata Dr. Suryanto dengan antusias.
Penelitian ini juga akan melibatkan pihak ketiga untuk melakukan pilot project di lima kelurahan di Kota Kendari. Target khusus mencakup pengurangan tingkat sampah menumpuk hingga 60%, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, dan pengembangan dua prototipe sistem yang siap untuk diproduksi secara massal. Selain itu, penelitian ini juga akan menghasilkan publikasi di tiga jurnal internasional bereputasi.
Sementara itu, penelitian ketiga yang fokus pada edukasi keuangan syariah dan pemberdayaan UMKM akan menggunakan pendekatan action research dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap penelitian. Dr. Siti Nurhaliza menjelaskan bahwa tim akan menyelenggarakan 24 workshop gratis tentang keuangan syariah dan manajemen UMKM di enam desa target di Kabupaten Konawe. “Kami juga akan memfasilitasi pembentukan kelompok usaha bersama yang dapat mengakses pembiayaan syariah melalui kerjasama dengan lembaga keuangan syariah lokal,” tutur Dr. Siti.
### Kolaborasi dan Dukungan Stakeholder
Kesuksesan ketiga penelitian inovatif ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat dengan berbagai stakeholder lokal dan regional. Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Kendari, Drs. H. Muh. Yusuf, M.Si., yang hadir dalam acara peluncuran, menyatakan komitmen penuh dari pemerintah daerah. “Penelitian yang dilakukan LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari ini sangat sejalan dengan program pembangunan berkelanjutan yang kami canangkan. Kami siap memberikan dukungan penuh termasuk akses ke data dan fasilitas lapangan,” ujar Drs. Yusuf.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari, Ir. Asni Rahman, M.Si., juga menyatakan antusiasme tinggi terhadap penelitian sistem pengelolaan sampah pintar. “Permasalahan sampah adalah tantangan serius yang kami hadapi. Inovasi dari LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari ini memberikan harapan baru dalam mengatasi masalah ini,” kata Ir. Asni.
Selain dukungan pemerintah daerah, ketiga penelitian juga mendapatkan komitmen dari pihak swasta. Direktur Utama PT. Maju Jaya Perikanan, Ir. Bambang Wijaya, menandatangani MoU dengan LPPM untuk mendukung penelitian budidaya rumput laut. “Kami percaya bahwa investasi dalam penelitian akan membawa dampak jangka panjang bagi industri perikanan Sulawesi Tenggara,” ujar Ir. Bambang.
### Peran Mahasiswa dalam Penelitian
Keterlibatan mahasiswa tingkat akhir dalam ketiga penelitian ini bukan hanya sebagai asisten peneliti, melainkan sebagai peneliti utama yang memimpin sejumlah sub-proyek. Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam penelitian budidaya rumput laut, Siti Zahra Amelia dari program studi Agribisnis, menyatakan kegembiraan dan tanggung jawabnya. “Ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk menerapkan ilmu yang telah saya pelajari di bangku kuliah ke dalam praktik nyata. Saya juga berharap penelitian ini dapat memberikan dampak positif bagi nelayan dan petani rumput laut di daerah kami,” kata Siti dengan penuh semangat.
Muhammad Rizki Pratama, salah satu mahasiswa program studi Teknik Informatika yang terlibat dalam penelitian IoT, juga mengungkapkan kesenangannya. “Kesempatan untuk mengembangkan teknologi IoT yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat adalah motivasi besar bagi saya. Saya berharap sistem yang kami kembangkan ini dapat menjadi solusi nyata untuk permasalahan sampah di Kendari,” katanya.
Penelitian ini juga dirancang sebagai program mentoring intensif bagi mahasiswa. Setiap mahasiswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari dosennya dan akan mengikuti workshop rutin tentang metodologi penelitian, analisis data, dan penulisan ilmiah. Universitas juga menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini untuk memastikan mereka dapat fokus pada kegiatan penelitian.
### Dampak dan Keberlanjutan Penelitian
Dengan diselesaikannya ketiga penelitian ini, diharapkan akan tercipta model penelitian berbasis kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi rujukan bagi universitas-universitas lain di Indonesia. Selain itu, ketiga penelitian ini juga diharapkan dapat menghasilkan publikasi ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional dan internasional.
Lebih penting lagi, ketiga penelitian ini dirancang untuk memiliki dampak keberlanjutan jangka panjang. LPPM telah merencanakan program pendampingan lanjutan setelah penelitian berakhir untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat terus diimplementasikan dan dikembangkan oleh masyarakat lokal. “Kami tidak ingin penelitian ini hanya menjadi dokumen di rak perpustakaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap hasil penelitian dapat mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” tegas Dr. Rosmini.
### Penutup
Peluncuran ketiga penelitian inovatif oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata dari komitmen institusi pendidikan ini dalam berkontribusi aktif terhadap pembangunan berkelanjutan Sulawesi Tenggara. Dengan melibatkan dosen-dosen berkualitas dan mahasiswa berbakat, serta mendapatkan dukungan dari berbagai stakeholder, penelitian-penelitian ini memiliki potensi besar untuk menciptakan dampak positif yang signifikan.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa penelitian berkualitas tinggi bukan hanya tanggung jawab universitas-universitas terkemuka di pusat kota besar, melainkan juga dapat dilakukan dengan baik di daerah. Dengan momentum peluncuran ketiga penelitian ini, universitas menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada penciptaan inovasi yang bermakna.
Diharapkan bahwa ketiga penelitian ini akan membuka pintu bagi lebih banyak penelitian inovatif di masa depan dan memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai pusat inovasi dan penelitian terpercaya di Sulawesi Tenggara.
—
Jumlah kata: 1.847 kata