KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi melalui pencapaian luar biasa di berbagai ajang kompetisi tingkat nasional dan internasional. Serangkaian penghargaan bergengsi yang diraih oleh para mahasiswa dalam kuartal pertama tahun 2026 ini menunjukkan dedikasi tinggi dari civitas akademika dalam mengembangkan potensi mahasiswa.
Melalui dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kendari, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan kemampuan kompetitif mereka di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi pendidikan yang berlokasi di Kendari, Sulawesi Tenggara.
### Prestasi Membanggakan di Berbagai Kompetisi
Berdasarkan data yang dikumpulkan dari LPPM Kendari per tanggal 11 April 2026, setidaknya delapan mahasiswa dari berbagai program studi telah meraih penghargaan bergengsi. Pencapaian tersebut tersebar di berbagai kategori kompetisi, mulai dari kompetisi akademik, teknologi, penelitian, hingga kompetisi seni dan inovasi sosial.
Salah satu prestasi paling menonjol adalah kemenangan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, bernama Rafdan Pratama dan Aldi Hermansyah, dalam kategori kompetisi robotika tingkat nasional “Indonesia Robot Competition 2026” yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Maret lalu. Mereka berhasil mengalahkan puluhan tim dari universitas ternama di seluruh Indonesia dengan karya robotika inovatif mereka yang dirancang untuk membantu petani lokal dalam proses panen otomatis.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Tim mereka menunjukkan kreativitas dan pemahaman mendalam tentang teknologi yang luar biasa,” ungkap Aldi Hermansyah dalam pernyataannya kepada pers kampus pada Senin, 10 April 2026.
Selain itu, mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, Nurindah Salsabila, berhasil meraih medali perak dalam ajang “Asian Youth Science and Innovation Forum 2026” yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada awal April lalu. Penelitiannya tentang pemanfaatan tumbuhan obat tradisional Sulawesi Tenggara dalam mengembangkan obat alami untuk penyakit diabetes mendapat pujian tinggi dari juri internasional.
### Kontribusi LPPM dalam Mendampingi Mahasiswa
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kendari memainkan peran strategis dalam mengidentifikasi, membina, dan mendampingi mahasiswa berbakat untuk mengikuti berbagai kompetisi. Berdasarkan laporan yang dihimpun, LPPM telah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung penelitian dan inovasi mahasiswa yang akan berkompetisi.
Dr. Hendra Wijaya, Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan strategi komprehensif yang telah diimplementasikan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa dalam kompetisi tingkat tinggi. “LPPM kami memiliki divisi khusus yang bertugas menjaring mahasiswa berbakat dan memberikan pelatihan intensif. Kami juga menjalin kerjasama dengan praktisi dan akademisi berpengalaman untuk membimbing mereka,” ujar Dr. Hendra dalam wawancara eksklusif pada Rabu, 11 April 2026.
Menurut Dr. Hendra, strategi LPPM tidak hanya fokus pada persiapan teknis, tetapi juga pada pengembangan soft skills yang diperlukan dalam kompetisi internasional. “Mahasiswa kami dilatih untuk presentasi dalam bahasa Inggris, handling pertanyaan juri yang kritis, dan juga tentang etika akademik. Ini semua dilakukan agar mereka siap menghadapi pesaing dari berbagai belahan dunia,” tambahnya.
### Mahasiswa Berprestasi Lainnya
Tidak hanya di bidang sains dan teknologi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari juga menunjukkan prestasi gemilang di bidang lainnya. Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa Fakultas Hukum, meraih juara kedua dalam “Kompetisi Debat Hukum Nasional 2026” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengacara Indonesia (API) di Surabaya. Pencapaian ini membuktikan bahwa keunggulan kompetitif mahasiswa tidak hanya terbatas pada sains dan teknologi.
Di samping itu, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari yang terdiri dari Siti Nurhaliza, Fatimah Az-Zahra, dan Dina Kusuma dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis berhasil memenangkan kategori “Social Entrepreneurship Award” dalam “National Youth Innovation Summit 2026” di Bandung. Mereka dipilih atas dasar ide bisnis sosial mereka yang inovatif dalam pemberdayaan perempuan pengrajin kain tenun tradisional Sulawesi Tenggara.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa ide sederhana yang lahir dari perhatian terhadap masalah sosial lokal dapat berkembang menjadi sesuatu yang bermakna dan bernilai tinggi,” ujar Siti Nurhaliza dengan penuh kebanggaan ketika diwawancarai.
### Dukungan dari Pimpinan Universitas
Prof. Dr. Ir. Bambang Sutopo, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian mahasiswa ini. Dalam pernyataan resminya pada Kamis, 11 April 2026, Prof. Bambang menekankan bahwa prestasi ini adalah hasil dari ekosistem akademik yang mendukung inovasi dan kreativitas.
“Kami percaya bahwa mahasiswa adalah aset utama universitas. Investasi yang kami lakukan dalam bentuk pendidikan berkualitas, fasilitas penelitian, dan bimbingan dari dosen berpengalaman adalah kunci kesuksesan mereka. Prestasi yang mereka raih bukan hanya untuk kebanggaan pribadi, tetapi juga untuk memajukan nama baik universitas dan Sulawesi Tenggara di tingkat nasional dan internasional,” terang Prof. Bambang.
Rektor juga menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus meningkatkan dukungan terhadap mahasiswa berprestasi, termasuk melalui peningkatan fasilitas laboratorium, perpustakaan digital, dan program beasiswa khusus untuk peneliti muda.
### Dampak Bagi Pengembangan Universitas
Prestasi mahasiswa ini memiliki dampak signifikan bagi pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari secara keseluruhan. Pertama, pencapaian ini meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional, yang nantinya akan menarik minat calon mahasiswa berkualitas dari berbagai daerah.
Kedua, penghargaan dan pengakuan yang diperoleh mahasiswa menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus bersemangat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Terciptanya budaya kompetisi sehat di kalangan mahasiswa akan mendorong peningkatan mutu lulusan universitas secara umum.
Ketiga, penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa melalui kompetisi-kompetisi ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Sulawesi Tenggara khususnya dan Indonesia umumnya.
### Program Pengembangan Mahasiswa ke Depan
Dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi mahasiswa, LPPM Kendari, bersama dengan seluruh fakultas dan program studi di Universitas Muhammadiyah Kendari, telah menyusun program pengembangan yang lebih terstruktur untuk tahun-tahun mendatang.
Menurut Dr. Hendra Wijaya, ada beberapa inisiatif baru yang akan diluncurkan dalam semester mendatang, termasuk pembentukan “Research Club” di setiap fakultas, intensifikasi pelatihan bahasa Inggris akademik, dan pengembangan kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka di luar negeri untuk pertukaran mahasiswa dan peneliti.
“Kami juga sedang merancang program ‘Innovation Incubator’ yang akan memberikan ruang dan pendanaan kepada mahasiswa dengan ide-ide inovatif untuk mengembangkan prototype atau prototype bisnis mereka. Program ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak inovasi dan bahkan startup dari kalangan mahasiswa kami,” ungkap Dr. Hendra lebih lanjut.
### Pesan Mahasiswa Berprestasi
Para mahasiswa yang meraih prestasi tersebut memberikan pesan inspiratif kepada teman-teman mahasiswa lainnya. Rafdan Pratama dari Fakultas Teknik menekankan pentingnya kerja keras dan kolaborasi tim dalam meraih kesuksesan.
“Menang dalam kompetisi robotika nasional bukanlah kebetulan. Ini adalah hasil dari ribuan jam latihan, penelitian, dan dedikasi tim. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen-dosen pembimbing dan LPPM yang telah memberikan dukungan penuh,” kata Rafdan dengan penuh rasa syukur.
Sementara itu, Nurindah Salsabila dari Fakultas Kesehatan mengajak mahasiswa lain untuk tidak takut bermimpi besar. “Penelitian saya tentang obat tradisional Indonesia mendapat pengakuan internasional. Ini menunjukkan bahwa ide-ide lokal kita memiliki nilai universal. Jangan pernah merasa bahwa kita berada di universitas pinggiran, karena semangat dan kerja keras tidak mengenal geografis,” pesannya dengan antusias.
### Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional pada kuartal pertama 2026 ini adalah bukti nyata dari kualitas pendidikan dan sistem pembinaan yang telah dibangun oleh institusi ini. Dengan dukungan berkelanjutan dari pimpinan universitas, LPPM, dan seluruh civitas akademika, diharapkan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus menghasilkan mahasiswa berprestasi yang berkontribusi positif bagi pembangunan Indonesia.
Para mahasiswa tersebut telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan bimbingan yang tepat, tidak ada batasan dalam meraih impian dan prestasi tertinggi. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi generasi mahasiswa berikutnya untuk terus berinovasi, berkarya, dan membawa nama baik Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia ke panggung internasional.
[Selesai – 1.847 kata]